Traditional Games

Bandung, UPI

Sebanyak 30 mahasiswa internasional UPI meriahkan kegiatan Traditional Games Festival and Mini Bazaar (TGFMB), yang digelar di Gedung Kebudayaan UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Rabu, (2/11).

Kegiatan ini merupakan suatu bentuk kerjasama Office of International Education and Relation (OIER) UPI, Balai Bahasa UPI, Sahabat OIER, dan Student Association of International Program on Science Education (SA-IPSE). TGFMB merupakan rangkaian ke-dua dari UPI International Culture Fest 2016 sebagai bagian dari peringatan Dies Natalies UPI ke-62.

Kegiatan dibuka sambutan dari Dr. Vanessa Gaffar, S.E.Ak., MBA. selaku Kepala OIER UPI. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan suatu bentuk perkenalan budaya. “Kegiatan ini memang sudah bertahun-tahun diselenggarakan dan ditujukan khusus bagi mahasiswa internasional di UPI melalui pemahaman budaya seperti traditional games saat ini. Tampilannya memang didesain seperti tujuhbelasan”, ujar Dr. Vanessa.

Kegiatan diikuti oleh 30 orang mahasiswa internasional dari beragam jalur masuk dan mahasiswa di Balai Bahasa UPI. Mereka berasal dari Bangladesh, Ukraina, Armenia, Libya, Jerman, Australia, Korea Selatan, Jepang, Laos, Thailand, dan Peru. Dalam kegiatan traditional games, mahasiswa internasional diminta untuk bermain dalam kelompok kecil terdiri atas lima orang dan memainkan egrang, bakiak, bekel, sapintrong, ketapel, kelereng, sondah, perepet jengkol, tarik tambang, danbalap karung.

oier-2

Mahasiswa internasional menyambut baik dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. “It was fun! Really enjoyed that time (Sangat menyenangkan! Saya betul-betul menikmatinya)”, ujar Ruth Chaikivska, mahasiswa asal Ukraina.

Terdapat mini bazaar yang merupakan kumpulan dari beberapa kegiatan kewirausahaan mahasiswa di halaman samping gedung. Beberapa stan menjual makanan ringan, makanan berat, minuman segar, topi, pakaian, dan beberapa aksesoris.

Harapan disampaikan oleh Kepala OIER bahwa mahasiswa internasional dapat menjadi UPI Ambassador, memperkenalkan UPI di negaranya masing-masing. Sehingga, dapat lebih banyak mahasiswa internasional yang memilih UPI sebagai pilihan kampusnya. Disampaikan juga bahwa rangkaian UPI International Culture Fest 2016 akan ditutup dengan Culinary Festival pada 18 November 2016. (Muhammad Endriski – Caraka Muda – Sahabat OIER)

Sumber: berita.upi.edu