Culture Orang Indonesia yang Membingungkan bagi Orang Asing

Written by admin

Culture Orang Indonesia yang Membingungkan bagi Orang Asing

Halo sobat BIPA! Gimana hari pertama di Indonesia? Culture shock, bukan? Atau biasa saja? Jangan khawatir, Indonesia negara yang ramah orang asing, percaya deh. Dalam artikel kali ini, penulis akan membahas mengenai bagaimana culture orang Indonesia itu sehingga kita sebagai pendatang baru dapat beradaptasi. Berikut culture orang Indonesia yang membingungkan bagi orang asing. 

1. Orang Indonesia sangat ramah meskipun bukan kepada orang yang dikenal

Sudah tidak asing lagi, jika orang Indonesia dianggap ramah oleh wisatawan asing. Sebutan bahwa Indonesia adalah bangsa yang ramah ini sudah banyak diceritakan oleh para wisatawan dari luar negeri yang berkunjung ke Indonesia. Tahukah kamu, alasan orang Indonesia ramah meskipun bukan pada orang yang dikenal. Ternyata sobat BIPA, sebutan Indonesia sebagai bangsa yang ramah itu disebabkan oleh tradisi dan budaya yang dianut oleh bangsa Indonesia itu sendiri. Sifat orang Indonesia yang ramah merupakan perwujudan dari nilai-nilai kebudayaan yang ada di masyarakat. Murah senyum, bersikap santun, suka menolong, dan suka bergotong royong menjadi beberapa contoh nilai budaya yang ada di Indonesia.  Jadi, sobat BIPA tidak perlu khawatir jika misalnya dalam perjalanan, Anda akan disapa oleh orang Indonesia. Tidak perlu sungkan juga untuk bertanya kepada orang Indonesia jika Anda kesulitan menemukan arah jalan, tempat makan, atau meminta bantuan lainnya. 

2. Kalau makan tidak pakai nasi, namanya bukan makan

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Tidak heran jika makan tidak pakai nasi dianggap bukan makan. Mengingat Indonesia adalah negara agraris, pola pikir “tidak makan jika tidak pakai nasi” ini sudah tertanam sejak lama di kalangan masyarakat. Nasi memiliki kandungan indeks glikemik yang tinggi. Dilansir dari situs Harvard Health Publication, indeks glikemik menunjukkan seberapa cepat kandungan karbohidrat dalam makanan bisa diubah menjadi gula oleh tubuh manusia. Adanya indeks glikemik akan membuat masyarakat Indonesia terus ketagihan mengonsumsi nasi. Sebab itu, tidak heran jika setiap makanan yang ada di Indonesia selalu ada nasi sebagai pendampingnya. Dari sarapan hingga makan malam, orang Indonesia lebih suka mengonsumsi nasi. Namun, sobat BIPA tidak perlu khawatir, sekarang banyak tempat makan yang menyediakan lauk tanpa nasi. Sobat yang kurang suka makan nasi, masih bisa menikmati kuliner Indonesia tanpa nasi. 

3. Orang Indonesia lebih suka makan pakai tangan

Sobat BIPA, tentunya tidak asing jika datang ke Indonesia dan melihat orang Indonesia ketika makan, mereka akan menggunakan tangan. Makan pakai tangan adalah salah satu warisan budaya Indonesia. Makan pakai tangan menjadikan makanan terasa jauh lebih nikmat dan lezat. Dilansir dari situs Daily Mail, para ilmuwan menjelaskan bahwa saat kita menyentuh makanan menggunakan tangan, hal ini bisa meningkatkan persepsi sensorik otak. Lagi-lagi, sobat BIPA tidak perlu khawatir jika datang ke Indonesia akan dipaksa untuk makan pakai tangan karena sekarang ini makin banyak tempat makan yang lebih memilih untuk menggunakan sendok, garpu maupun sumpit karena dianggap lebih higienis. Terutama tempat makan yang ada di sekitar destinasi wisata. 

4. Orang Indonesia jarang menggunakan tisu toilet 

Menyentuh kotoran secara langsung dengan tangan adalah hal yang menjijikkan bagi orang asing. Namun kebanyakan toilet di Indonesia jarang menyediakan tisu toilet sehingga hal ini membuat orang asing bingung dan kewalahan. Rata-rata toilet di Indonesia hanya menyediakan air bersih untuk cebok. Orang asing yang terbiasa menggunakan tisu toilet akan terkendala dan tidak nyaman dengan kebiasaan cebok orang Indonesia. Namun, sobat BIPA tidak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak toilet di tempat wisata yang dilengkapi dengan tisu toilet. Bagaimana dengan toilet umum? Tidak bisa dipungkiri, toilet umum di Indonesia belum dilengkapi dengan tisu toilet. Oleh karena itu, jika sobat berkunjung ke Indonesia lebih baik sobat membawa tisu sendiri karena hampir semua toilet umum yang ada di Indonesia belum menyediakan tisu toilet tetapi hanya menyediakan air dalam ember beserta gayung. 

Sekian artikel mengenai culture orang Indonesia yang membingungkan bagi orang asing. Nah, dari berbagai culture di atas, mana yang sering kamu temui atau alami selama di Indonesia? 

[Elma Juliana Tampubolon, pemagang dalam program BIPA]

Written by admin

Explore More Language Insights

Perubahan Sertifikat PTESOL

Perubahan Sertifikat PTESOL

Selamat sore, Sahabat Balai Bahasa! 👋🏻 Satu Langkah Kecil untuk Bumi yang Lebih Hijau! 🌿 Kenapa harus e-sertifikat?- Meminimalisir penggunaan kertas (Paperless movement)- Mengurangi jejak karbon aktivitas kampus- Akses lebih cepat, praktis, dan aman secara digital...

read more
Sertifikat TOEFL ITP®

Sertifikat TOEFL ITP®

⚠️ Hati-hati Sertifikat TOEFL ITP®️ yang TIDAK sesuai ketentuan! ⚠️ Selamat siang, Sahabat Balai Bahasa! 👋 Di tengah meningkatnya kebutuhan sertifikat TOEFL ITP®️ untuk berbagai persyaratan, muncul permasalahan baru, yaitu peredaran sertifikat TOEFL ITP®️ yang tidak...

read more
Pendaftaran Tutor BIPA di Balai Bahasa UPI

Pendaftaran Tutor BIPA di Balai Bahasa UPI

Selamat pagi, Sahabat Balai Bahasa!👋🏻 Program Tutor BIPA Balai Bahasa UPI Dibuka! Balai Bahasa UPI membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung dalam Program Tutor BIPA Periode Januari-Juni 2026. Program ini ditujukan bagi Anda yang memiliki minat dalam...

read more