Pelatihan Trados Bersama HPI Komda Jabar

Written by admin

Pelatihan Trados Bersama HPI Komda Jabar

SDL Trados merupakan salah satu perangkat lunak Computer Aided Translation/Computer-Assisted Translation Tool (CAT Tool) yang populer di kalangan penerjemah profesional karena dapat membantu para penerjemah dalam menyelesaikan proyek bervolume besar dan meminimalisasi kesalahan manusia.

Untuk meningkatkan keterampilan profesional anggota, Himpunan Penerjemah Indonesia Komisariat Daerah Jawa Barat bekerja sama dengan Balai Bahasa UPI mempersembahkan pelatihan Trados yang akan dilaksanakan pada:

Hari: Sabtu, 2 Desember 2023
Pukul: 08.30 – 15.00 WIB
Tempat: Balai Bahasa UPI

Biaya keikutsertaan:
– Rp350.000 untuk umum,
– Rp300.000 untuk anggota HPI yang telah memenuhi kewajiban iurannya sampai tahun 2022,
– Rp200.000 untuk mahasiswa S1, dan
– Rp150.000 untuk pengurus HPI pusat/komda lain.

Segera daftarkan diri Anda di bit.ly/Trados_HPIJabar2023 sebelum kehabisan tempat!

Written by admin

Explore More Language Insights

Lokakarya Pengayaan Bahasa (PB) LPDP

Lokakarya Pengayaan Bahasa (PB) LPDP

Selamat siang, Sahabat Balai Bahasa! 👋🏻Pada Sabtu, 13 Desember 2025, Balai Bahasa UPI menyelenggarakan Lokakarya Pengayaan Bahasa (PB) LPDP yang disampaikan oleh Prof. Didin Nuruddin Hidayat, M.A., TESOL., Ph.D., dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lokakarya ini...

read more
Monev PB LPDP

Monev PB LPDP

Selamat siang, Sahabat Balai Bahasa! 👋 Balai Bahasa UPI telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pengayaan Bahasa (PB) LPDP pada Jumat s.d. Sabtu, 12–13 Desember 2025. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Balai Bahasa UPI...

read more
Buchaechum, Tari Kipas Asal Korea Selatan

Buchaechum, Tari Kipas Asal Korea Selatan

Annyeonghaseyo, Sahabat Balai Bahasa! 👋 Tahukah kamu? Di balik gerak lembut dan kipas berwarna-warni, tarian ini menyimpan banyak makna simbolis tentang keindahan, harmoni, dan budaya Korea. Apa saja sih simbol-simbol yang ada di tarian Buchaechum? Yuk, simak...

read more